Budaya Jawa di Kemirikebo

1/02/2016

Hallo,
Assalammu'alaikum..

Bulan November - Desember lalu saya dan teman - teman saya dari berbagai jurusan telah selesai melaksanakan KKN (Kuliah Kerja Nyata) di Dusun Kemirikebo, Girikerto, Turi, Sleman. Kurang lebih kita melaksanakan KKN selama satu bulan. Disini saya tidak akan membahas tentang KKN saya, tetapi saya akan membahas tentang budaya yang ada di desa Kemirikebo. Tidak hanya budaya, alam di Kemirikebo juga masih terjaga. Terbukti dengan tidak adanya polusi seperti di kota. Suhu di Kemirikebo sangat dingin karena berada di kaki gunung Merapi, Yogyakarta. Mungkin bagi kamu yang mau kepo tentang Kemirikebo bisa buka websitenya yang sempat kita bikin yaitu di www.kemirikebo.com.



Menurut saya, Kemirikebo adalah desa yang sangat indah, masih menjaga adat budaya luluhur dan alamnya yang membuat saya terpukau. Ketika saya melaksanakan KKN ini, pas sekali dengan beberapa event budaya, seperti Kethoprak, Ngrowhod dan Jantilan (kuda lumping). Karena saya orang Jawa yang lama tinggal di Padang, saya sangat excited sekali dengan adanya acara kebudayaan ini. Tanggal 5 Desember, hari pertama acara kebudayaan dibuka dengan Kethoprak. Kethoprak ini semacam panggung teater pada umumnya, namun dengan cerita sejarah dari budaya jawa. Namun disini saya tidak mengerti dengan bahasa yang digunakan, karena kethoprak menggunakan bahasa Jawa. 





Hari kedua, tanggal 6 Desember, paginya ada acara Ngrowhod. Acrara kebudayaan Ngrowhod ini diadakan oleh pihak desa Girikerto yaitu semacam pengambilan air suci. Semua kelompok KKN se-Girikerto juga ikut dalam pawai kebudayaan ini.






Masih di tanggal 6 Desember, tapi malamnya lanjut dengan acara kebudayaan Jantilan (kueda lumping). Nah, yang ini malah bikin deg - degan. Jantilan ini ada unsur dunia lainnya. Jadi setiap pemain bisa saja dirasuki oleh sesuatu setelah menari kuda lumping. Penari - penari ini tidak hanya diikuti oleh pria dewasa, namun juga diikuti oleh anak - anak dan wanita. Wow.





Yup, saya sangat kagum sekali dengan dusun Kemirikebo ini. Ditengah arus perkembangan zaman moderniasasi, Dusun Kemirikebo dan Dusun - dusun lainnya di Desa Girikerto, masih mempertahankan budaya leluhur yang mungkin tidak dilakukan di dusun - dusun lainnya di Indonesia. Salut dan bangga, mudah - mudahan budaya leluhur kita masih terjaga dan semoga pemerintah peduli dengan dusun - dusun seperti ini.

Mungkin ini dulu tulisan saya kali ini. Kurang lebih maap banget ya.
Bye.
Assalammu'alaikum.

You Might Also Like

0 komentar